TOURING BERSAMA JAHIT MUKENA

TOURING KE PANTAI GUNUNG KIDUL

Pengalaman jahit mukena touring bersama keluarga.

Pertengahan tahun jahit mukena mencoba touring hemat biaya bersama keluarga.

“Salah satu anak kami pingin sekali pergi kepantai,’Pingin keceh” pinta anak  kami dengan bersungguh sungguh.. Katanya jangan lah pakai motor, susah kalau pakai motor touringnya.Namun setelah dihitung hitung ulang ternyata pakai motor yang paling hemat.

Kendati demikian, kami persiapkan semuanya.Motor kami servis untuk memperlancar perjalanan kami.Kami mulai mengumpulkan  bekal yang diperlukan. Bersama keluarga kami berangkat pagi pagi bener.Begitu adzan subuh berkumandang kami langsung mendirikan sholat.Setelah itu kami berangkat dengan dua motor masing masing berboncengan.

Rute yang kami tempuh mulai dari rumah melanjutkan ke ring road barat menuju ring road selatan sampai jalan parangtritis terus menuju selatan sampai parangtritis terus naik melalui jalur lingkar selatan gunung kidul.

Kami putuskan kepantai nglambor,bagai melihat kura kura besar dipinggir laut.Setelah puas ,kami melanjutkan perjalanan  sedikt ke barat menuju pantai siung.Setelah tengah hari kami lanjutkan menuju pantai ngitun,sebuah pantai yang masih asri namun akses jalan lumayan melelahkan.

Habis azar kami mejuju deretan pantai indrayanti,pantaipok tuggal,pantai slili.Ternyata di pantai slili sudah menjelang maghrib.

Kami putuskan untuk menginap disitu.Ketika makan malam kami bertanya tanya  sewa penginapan .

Ternyata penjual makan tadi menawari bagaimana bila nginepnya di gasebo.Kami berfikir bagaimana baiknya.Setelah berdiskusi kami terima tawaran menginap di gasebo.Dan ternyata malam harinya listrik mati.Sehingga kami leluasa istirahat malam itu .Bila listik nyala kami kurang nyaman istirahat,karena gasebonya lumayan terbuka.

Pagi hari kami melanjutkan kebarat menuju  pantai krakal.Selanjutnya menuju pantai baron dan baron teknopark.Selanjutnya menuju pantai ngrenehan,pantai nguyahan dan ngobaran.

Kami putuskan untuk pulang perjalanan kami dua hari satu malam sudah cukup melelahkan dan banyak pengalaman baru bagi anak anak kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *